Berita terkini

Loading...

Jumat, 31 Desember 2010

contoh surat Perjanjian jual beli


Surat Perjanjian Jual-Beli Warnet dan Wartel



Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
I.     (….), beralamat di (….), untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
II.   (….), beralamat di (….), untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA untuk selanjutnya secara bersama-sama disebut PARA PIHAK.

PARA PIHAK dalam kedudukannya tersebut di atas menerangkan terlebih dahulu sebagai berikut.
1.    Bahwa PIHAK PERTAMA adalah pemilik Wartel dan Warnet (….) yang terletak di (….), sebagaimana Surat Izin Operasional untuk menjalankan usaha Wartel dan Warnet yang dikeluarkan oleh Pemda (….) yang dalam kesepakatan ini selanjutnya disebut Izin Usaha.
2.    Bahwa PIHAK KEDUA adalah perseorangan yang ingin menjalankan usaha yang sejenis dengan PIHAK PERTAMA.
3.    Bahwa PIHAK PERTAMA bermaksud dan bersedia untuk menjual wartel dan warnet miliknya kepada PIHAK KEDUA dan terhadap hal itu kedua belah pihak setuju dan sepakat untuk mengikatkan diri pada ketentuan dan syarat-syarat yang ditentukan dalam Perjanjian Jual-Beli Warnet dan Wartel ini.

Berdasarkan hal-hal di atas, PARA PIHAK dengan ini sepakat untuk menuangkan Kesepakatan Pendahuluan, dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut.


Pasal 1
KESEPAKATAN JUAL-BELI
PARA PIHAK dengan ini sepakat untuk melakukan jual-beli dan PIHAK PERTAMA sebagai Pihak Penjual akan menyerahkan hak milik atas Wartel dan Warnet kepada PIHAK KEDUA dan selanjutnya PIHAK KEDUA akan menyerahkan sejumlah uang atas penyerahan Wartel dan Warnet dari PIHAK PERTAMA.


Pasal 2
KEWAJIBAN PARA PIHAK
PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk:
1.    Menyerahkan hak milik atas Wartel dan Warnet yang selama ini diusahakannya kepada PIHAK KEDUA, setelah menerima Pembayaran dari PIHAK KEDUA.
2.    Menjamin bahwa Warnet dan Wartel tersebut adalah miliknya sendiri dan bukan milik pihak lain serta bebas dari sengketa dengan pihak mana pun dan atau tidak sedang dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman, baik kepada pihak Bank maupun pihak mana pun serta tidak sedang disita oleh pihak Pengadilan berdasarkan surat-surat yang menerangkan tentang hal itu.
3.    Melunasi dan menyelesaikan segala kewajiban-kewajiban menyangkut perizinan-perizinan usaha serta tunggakan-tunggakan yang ada, baik kepada pihak yang berwenang maupun kepada pihak-pihak lainnya sebelum ditandatanganinya Perjanjian Jual-Beli ini.

PIHAK KEDUA berkewajiban untuk:
1.    Menyerahkan uang sebagai harga pembayaran yang telah disepakati atas diserahkannya hak milik atas Wartel dan Warnet kepada PIHAK PERTAMA, yang dilakukan menurut ketentuan dalam Perjanjian ini.
2.    Membebaskan PIHAK PERTAMA dari segala tanggung jawab atas kepengurusan Wartel dan Warnet setelah ditandatanganinya Perjanjian ini.

Pasal 3
HARGA DAN CARA PEMBAYARAN
1.    Bahwa PIHAK KEDUA sepakat dan setuju atas harga yang telah ditawarkan oleh PIHAK PERTAMA atas Wartel dan Warnet miliknya, yaitu sebesar Rp (….).
2.    Bahwa PIHAK KEDUA akan melakukan pembayaran atas Wartel dan Warnet kepada PIHAK PERTAMA secara tunai dan sekaligus sejak ditandatanganinya Perjanjian ini dan PIHAK PERTAMA yang menerima pembayaran itu akan mengeluarkan tanda terima pelunasan atas Pembelian Warnet dan Wartel, dan memberikan tanda terima pelunasan tersebut kepada PIHAK KEDUA.


Pasal 4
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
1.    Apabila terjadi sengketa sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian maka PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA akan menyelesaikan dengan jalan musyawarah.
2.    Apabila upaya untuk menyelesaikan sengketa dengan musyawarah tidak membawa hasil maka PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat satu sama lain untuk menyelesaikannya melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menyelesaikan sengketa tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Pasal 5
LAIN-LAIN
Ketentuan lain yang belum atau belum cukup diatur dalam Kesepakatan ini akan diatur lebih lanjut oleh PARA PIHAK berdasarkan suatu akta yang terpisah dari kesepakatan ini yang sifatnya merupakan bagian tidak terpisahkan dari Kesepakatan ini.


Pasal 6
PENUTUP
Surat Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani dalam rangkap 2 (dua), bermeterai cukup dan masing-masing berkekuatan hukum yang sama, satu pada PIHAK PERTAMA dan yang lainnya ada pada PIHAK KEDUA.
Surat Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani bersama pada hari (….), tanggal (….), bulan (….), tahun (….) di (….).


           PIHAK KEDUA                                                                                          PIHAK PERTAMA


                     (….)                                                                                                                   (….)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Share it

Entri Populer